Jum. Mei 24th, 2024

pbntillend.loans – Serangan terhadap pendidikan oleh Taliban di Pakistan adalah serangkaian tindakan kekerasan yang ditujukan terhadap lembaga-lembaga pendidikan, terutama sekolah-sekolah yang melibatkan anak-anak. Berikut beberapa contoh serangan tersebut:

  1. Serangan Pada Sekolah Peshawar Army Public School (2014):

    • Pada tanggal 16 Desember 2014, Taliban Pakistan melakukan serangan brutal terhadap Sekolah Peshawar Army Public School di Peshawar, Pakistan. Serangan itu melibatkan beberapa penyerang bersenjata yang menembaki murid-murid dan staf sekolah, menewaskan 149 orang, termasuk 132 anak-anak. Main Juga di HELENASLOT
  2. Serangan Terhadap Guru dan Siswa di Swat Valley:

    • Di wilayah Swat Valley, Taliban telah melakukan serangkaian serangan terhadap guru, siswa, dan sekolah. Mereka menyebutkan alasan bahwa sekolah-sekolah tersebut menawarkan pendidikan yang bertentangan dengan ajaran Islam. Baca Juga Sekumpulan Berita Terupdate
  3. Penembakan Malala Yousafzai (2012):

    • Pada bulan Oktober 2012, seorang anggota Taliban menembak Malala Yousafzai, seorang aktivis pendidikan perempuan yang memperjuangkan hak-hak pendidikan di wilayah Swat Valley. Meskipun dia selamat dari serangan tersebut, insiden itu menunjukkan kekerasan yang ditujukan kepada pendukung pendidikan di Pakistan.
  4. Pembakaran Sekolah-Sekolah di Khyber Pakhtunkhwa:

    • Taliban sering melakukan pembakaran sekolah-sekolah di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Mereka mengklaim bahwa pendidikan Barat dan sekuler bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam, dan mereka ingin menghentikan pendidikan semacam itu.

Serangan-serangan ini mencerminkan idealisme Taliban yang menentang pendidikan Barat dan sekuler, serta upaya mereka untuk menciptakan ketakutan dan kekacauan di wilayah-wilayah yang mereka kuasai. Meskipun pemerintah Pakistan dan komunitas internasional telah mengambil langkah-langkah untuk melawan kekerasan Taliban, serangan-serangan semacam itu masih terjadi dan berdampak pada pendidikan anak-anak di Pakistan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *